Hati Semu

Di zaman yang serba gemerlap, kau terus hidup dalam kemunafikan, kau terus memasang topeng palsumu demi suatu kebanggaan diri yang kau sebut popularitas.
Kau terus menebalkan topeng itu agar terlihat lebih dimata yang sama-sama makhluk. Kau membiarkan dirimu hanyut demi satu nama keindahan yang membuat dirimu makin dipadang. Bukan karena kau menjadi dirimu sendiri, tapi karena kau dapat mengikuti seluruh arus yang ada dan mereka menyukai hal itu, kau lupakan tujuan daripada hidup yang sebenarnya yaitu sebuah penghambaan, membiarkan dirimu hanyut dalam suatu kehidupan yang kau sendiripun tak bisa merasakan apa itu. Kau hanya menjadi apa yang mereka inginkan, bukan yang Dia inginkan. Tujuanmu agar kau dapat dipandang seribu mata. Menjadikan kesan dirimu makin nyata bagi semua insan. Kau teruskan membohongi umat manusia demi kesuksesan dirimu, tanpa pernah memikirkan apa yang hatimu rasakan. Kau hanya hidup tanpa pernah kau nikmati. Entah kau berbulu seperti domba dan berhati serigala ataukah sebaliknya? Kau terus menyembunyikannya karena kau selalu ingin dipandang lebih oleh mereka, walau hatimu selalu merasakan tak nyaman dengan keadaan itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suka Anak Kecil? atau Suka Kamu? (Review The Return of Superman)

Tanda Baca Rindu

1 Nikmat yang Sama Sekali Belum Bisa Ku Syukuri