Postingan

Bertemu (lagi)

Aku ingin bertanya, Bagaimana perasaanmu saat bertemu (lagi) dengan pemantik rindu yang selama ini kamu cari? Pastilah kamu sangat merasa bahagia. Akupun begitu. Harusnya aku tetap merasa begitu, setelah benar-benar bertemu dan bisa memandang wajahnya dengan cukup jelas, tapi mengapa kini aku merasa kalut sekali untuk hanya sekadar bertemu beberapa menit saja? atau bahkan hanya beberapa detik? Aku ini pengecut sekali bukan? Bekasi, 9 Oktober 2017 Last modified 11 Juni 2018

Nikmat

Nikmat. Satu kata penuh makna. Tidak bisa dijelaskan apa saja perkaranya; tidak bisa dihitung berapa banyaknya, dan hanya Allah semata-mata yang mengetahuinya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. An Nahl: 18) Sering kali kita mengeluh jutaan kali terhadap perkara yang diberikan oleh Allah, kita merasa bahwa apa-apa yang dimiliki orang lain lebih baik daripada yang kita miliki. Seolah-olah sebagai hamba kita telah melakukan yang terbaik? Padahal diluar sana masih banyak hamba-hamba yang niat ibadahnya lebih ikhlas dibandingkan kita, lebih rajin dibandingkan kita, lebih istiqomah dibandingkan kita, dan tentunya tujuan utamanya hanyalah Ridho Allah Azza Wa Jalla. Seandainya nikmat bisa dihitung, mungkin banyaknya rambut diatas kepala, pori-pori di seluruh tubuh, dan bahkan banyaknya jumlah sel ditubuh ini tidak akan mencu...

Melodi Cinta Persaudaraan

Waktu yang tak pernah terencana, berawal dari ketidaksengajaan yang diselimuti dengan keinginan mengikuti teman untuk mengisi waktu luang yang menghasilkan ribuan melodi cinta dalam lingkup persaudaraan yang terjalin di Community Development UNJ. Berawal pada kesalahan pendaftaran Community Development seorang teman dekat, akhirnya aku memutuskan untuk menjadi bagian dari kalian, Para Pejuang Community Development UNJ. Aku mengawali pengajaran ini dengan mencari alamat Rusun Pinus Elok melalui salah satu aplikasi penunjuk arah dengan melakukan salah satu hobiku, bersepeda ria. Entah ada kebahagiaan yang berlipat-lipat walaupun sangat lelah harus mengayuh sepeda dari Harapan Indah, Bekasi menuju Rusun Pinus Elok ditambah melakukan pengajaran, harus mengikuti evaluasi, dan dirumah harus menyelesaikan laporan-laporan praktikum yang ditulis tangan dan lumayan tebal perjudulnya. Namun, setelah menekuni beberapa kali pengajaran entah aku malah menemukan secercah kebahagiaan yang s...

Kamu, siapa ya?

Gambar
Untuk kamu, yang katanya bercita-cita bahwa: Allah adalah tujuanmu Rasulullah adalah teladanmu Al-Quran adalah pedoman hidupmu Jihad adalah jalan juangmu Dan, mati dijalan Allah adalah cita-citamu yang tertinggi Aku ingin bertanya sekali lagi kepadamu? Benarkah hatimu menginginkan hal itu? Atau hal itu hanyalah klise belaka yang kau sengaja tuliskan agar dirimu makin dipandang? Untuk kamu, yang katanya menginginkan peradaban kedepannya bisa terbangun, lahir generasi-generasi penerus yang unggul karena peranmu disana. Tapi, adakah kamu dalam tempat-tempat menuntut ilmu? Bahkan jika kamu hadir, hanyalah ragamu yang berada disana, hatimu entah ada di belahan dunia mana. Katanya, kamu menginginkan padi tumbuh dengan subur, anak-anak bisa hidup dengan ritme sesuai usianya, rakyat hidup dengan tenang. Tapi, kamu dimana saat rakyat menjerit meminta bala bantuan? Adakah peranmu dalam menciptakan kedamaian? Atau kasur empuk dan selimut masih saja mengurungmu dalam impian di dal...

Limited or Unlimited?

Terkadang kamu bertanya-tanya tentang "Mengapa harus aku?" "Kenapa takdirku begini?" beserta pertanyaan abcd yang tak pernah ada habisnya. Seandainya hidup ini sudah Allah berikan jalan ceritanya, Allah berikan skenarionya pastilah makin banyak manusia yang akan kehilangan harapan untuk selalu berharap hanya kepada Allah. Teruslah berjuang, teruslah bergerak, teruslah bermimpi. Jadilah manusia yang unlimited di dunia ini. Biarkan Allah menjadi navigator utamamu dalam segala hal yang kamu lakukan di bumi ini. Ikhlaslah, in syaa Allah hidup akan lebih terasa lebih baik dengan ridho dari-Nya.

PKMUNJ Jilid 3

Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Jilid 3 dilaksanakan di Kampung Aquarium, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat 21 Juli 2017 sampai dengan Kamis 27 Juli 2017. Dalam kegiatan PKMUNJ Jilid 3 dilaksanakan dengan melakukan Pengabdian Masyarakat di Kampung Aquarium. Mulai dari mengajar anak-anak di sekitar Kampung Aquarium, mendirikan Perpustakaan hingga membuat acara Pembukaan dan Penutupan PKMUNJ Jilid 3. PKMUNJ Jilid 3 diawali dengan pengamatan mengenai kebutuhan masyarakat sekitar. Masyarakat yang tinggal di rumah-rumah yang keadaannya kurang baik dengan luas 3*4 meter persegi, dan bangunan itupun dibangun daripada puing-puing hasil reruntuhan penggusuran yang terjadi pada April 2016 lalu. Masyarakat disanapun hanya memiliki 1 mushola dan 2 kamar mandi yang digunakan untuk satu kampung, masyarakat disanapun kesulitan mendapatkan air bersih dan air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-haripun didapatkan dari penampungan air pada satu bak besar, sehingga tin...

PKMUNJ JILID 2

Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Jilid 2 yang berlangsung selama 2 hari (17&18 Juni 2017)  telah berlangsung di Gd. Sertifikasi Guru Lt. 8 dan Aula Daksinapati Universitas Negeri Jakarta. Pada hari pertama PKMUNJ JILID II diawali dengan Pembukaan oleh MC. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran. Lalu agenda ini diawali dengan Pemaparan Tugas Kelompok oleh Kelompok 5 yang membahas BEM STEI TAZKIA dan Kementerian Pertanian. Lalu dilanjutkan dengan materi Manajemen Isu oleh H. Arya Sandhiyudha, Ph. D yang dipandu oleh Ilham Mubarak. Dalam penyampaian materi ini berisi: Tipologi Manajemen Isu: - Tipe Pekerja (Worker) - Tipe Pemikir (Thinker) - Tipe Lobbies - Tipe Engineer atau Designer - Tipe Selebriti - Tipe Leader - Dalam memanajemen isu, kita harus bisa memanfaatkan media yang ada untuk meramaikan isu tersebut. - Tujuan daripada manajemen isu yaitu sebagai aktor kita harus bisa memimpin setiap isu yang ada. - Sebagai aktor ...