PKMUNJ JILID 1
PKM UNJ Jilid 1: Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan
Oleh: Nida Rifdah Al-Karimah (Kelompok 11 PKMUNJ)
(Jakarta, 4 Juni 2017) telah berlangsung PKMUNJ 1 Jilid 1 di Gedung Sertifikasi Guru Universitas Negeri Jakarta lantai 1. Acara ini diawali dengan Pembukaan oleh Saudara Faris selaku MC dan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Danu Rizky Fadilla. Lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan. Lalu acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian kelompok yang terdiri dari 15 Kelompok dan dilanjutkan dengan sosialisasi penugasan individu dan kelompok.
Pada pukul 12.45 WIB acara ini kembali berlangsung. Kali ini dilakukan penyampaian materi Public Relation, yang dimoderatori oleh Rakha Ramadhana. Dengan pembicara Kak Bambang Irawan yang merupakan koordinator pusat BEM SI 2015. Public Relation merupakan proses interaksi, opini publik, menanamkan keinginan baik, mendapatkan kepercayaan, dan citra yang baik. Tujuan dari Public Relation adalah untuk memberikan citra positif organisasi, mendukung program organisasi, dan mengembangkan sinergisitas organisasi. Cara untuk membentuk citra positif tersebut dengan cara mengelola media, pengemasan konten organisasi, serta menjalin relasi dan lobby. Cara melobbymenurut kak Irawan ialah kita harus paham bahwa pola komunikasi setiap orang adalah berbeda, kita harus memancing pembicaraan yang sesuai dengan kesukaan orang tersebut agar semakin “klik” dengan kita, jangan melobby orang yang kondisinya sedang labil, serta niatkan untuk silaturrahim. Selesai menyampaikan materi, kemudian ada sesi tanya jawab, antusias peserta pun terlihat begitu besar. Materi Public Relation selesai pukul 15.45 wib dan diakhiri dengan sesi foto dan penyerahan kenang-kenangan serta bingkisan kepada pembicara. Kemudian diadakan postest untuk materi Public Relation kepada peserta.
Setelah itu, acara ditutup oleh MC dan diakhiri dengan doa. Acara selesai pukul 15.00 wib dan peserta dipersilahkan untuk pulang.
(Jakarta, 10 Juni 2017) telah berlangsung PKM UNJ 1 jilid 2. Bertempat di Gedung Hasjim Asy’ari ruang 304-305, acara dimulai pukul 09.00 dibuka oleh Faris selaku MC. Kemudian tilawah oleh Uhar dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan. Setelah itu acara langsung dilanjutkan ke materi, materi pertama yaitu tentang Rekayasa Sosial, dengan pembicara Bapak Muhammad Rusdi (Deputy Presiden KSPI) yang dimoderatori oleh Taufan Ario Bimo. Mengawali materi, Pak Rusdi menyampaikan peranan mahasiswa dan perubahan sosial. Perubahan sosial menurut Max Weber, ialah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur nilai dan norma sosial yang dianut selama ini. Tujuan dari perubahan sosial adalah agar terciptanya sebuah tatanan sosial ekonomi, budaya, politik yang lebih baik (berkeadilan, beradab, sejahtera).
Instrumen perubahan sosial antara lain :
- Pengetahuan, gagasan dan kreasi (ideologi dan agama)
- Modal sosial (solidaritas sosial, komunalisme dari masyarakat)
- Modal kapital atau uang
- Teknologi
- Birokrasi atau rezim
- Metodologi dan strategi
Cara kerja lahirnya perubahan sosial
Peradaban lahir karena 2 faktor (Arnold J. Toynbee)
1. Adanya kelompok “Creative Minority”
2. Kondisi lingkungan
Teori siklus perubahan sosial (Toynbee)
1. Lahirnya peradaban
2. Perkembangan peradaban
3. Keruntuhan peradaban
Strategi wujudkan perubahan
1. Membangun kesadaran individu
2. Hijah sebagai simbol selesainya “masalah dirinya” dan siap berubah membangun masyarakat
3. Membangun tatanan baru masyarakat, berbasis pengkaderan
Setelah penyampaian materi selessai, dibuka sesi tanya jawab sebanyak 2 orang penanya yang terpilih, dan dilanjutkan postest materi Rekayasa Sosial. Kemudian pemberian bingkisan kepada pembicara dan sesi foto bersama peserta dan pembicara. Materi pertama berakhir dan dipending untuk sholat dhuhur hingga pukul 12.20 wib.
Materi sesi kedua, dimulai setelah sholat dhuhur pukul 12.45 wib. Materi kali ini tak kalah menariknya, yaitu “Counter Intelligence” dengan pembicara yang luar biasa, yang memang sudah ahli di bidang intelijen, yaitu Pak Mosses Caesar Assa,S.Pd.,M.Sc. (Alumni pendidikan sastra dan bahasa Indonesia UNJ) Moderator kali ini ialah Ahmad Badaruddin. Pak Mosses langsung memulai materinya dengan menjelaskan apa itu pengertian intelijen dan kontra intelijen.Intelijen adalah tentang menemukan dan menggunakan informasi untuk memenangkan kontes. Sedangkan kontra intelijen adalah tentang mengalahkan lawan-lawannya untuk melakukannya dengan menghalangi atau memanipulasi informasi yang relevan.Pak Mosses juga mengajarkan bagaimana cara membaca signal masa depan, dalam hal ini isu apakah yang kemungkinan akan menjadi tren di masa mendatang. Kemudian para peserta yang telah dikumpulkan perkelompok, diberi waktu untuk mendiskusikan 5 isu dan mencari data (tracking data) isu tersebut, menentukan signal (Weak Signal / Strong Signal), serta time (Past/Now).
Berikut adalah Cara framework isu :
1. Melakukan tracking weak signals
2. Mengklasifikasikan weak signals dalam sebuah tren
3. Menganalisis dan membuat skenario
4. Membuat strategi terhadap skenario yang telah dibuat
Setelah penyampaian materi selesai, diadakan sesi tanya jawab dan kemudian postest materi. Materi sesi kedua selesai pukul 14.45 wib, dan rangkaian PKM UNJ Jilid 1 telah selesai. Acara ditutup oleh MC dan diakhiri dengan doa.
#PKMUNJ2017
#PemudaMasaKini
#PemimpinMasaDepan

Komentar
Posting Komentar